Sistem Penilaian

Sistem Penilaian

1.      Nilai Matakuliah

 

Penilaian menggunakan dua acuan sebagai berikut:

 

a.       Penilaian Acuan Normal (PAN) ada­lah penilaian dengan hasil belajar mahasiswa lain, yakni memban­dingkan hasil kerja se­orang maha­siswa dengan ke­lompoknya. Sistem PAN dipakai dengan ketentuan:

 

1)      Nilai mahasiswa diukur se­cara nisbi terhadap prestasi rata-rata dari nilai/prestasi yang diraih kelompoknya dengan memper­timbangkan kemampuan, kejujuran akademik, dan tertib belajarnya (simpangan baku) selama satu semester.

 

2)      Mahasiswa yang prestasinya terlalu tinggi atau terlalu rendah tidak diikut­sertakan dalam per­hitungan prestasi rata-rata plus sim­pangan baku ini;

 

3)      Atas dasar prestasi pukul rata plus simpangan baku, di­tetapkan nilai A, A-, B+, B, B-, C+, C, C-, D+, D, dan E.

 

b.      Penilaian Acuan Patokan (PAP), yaitu penilaian dengan cara mem­ban­dingkan antara hasil riil maha­siswa dengan patokan yang telah di­tetapkan. Patokan ini biasa­nya disebut batas lulus atau tingkat penguasaan minimum.

 

 

 

2.      Nilai Akhir Semester

 

Nilai matakuliah akhir semester diberikan dengan ketentuan:

 

a.       Nilai akhir semester dinyatakan dalam angka dan huruf yang mem­punyai predikat dan status tertentu sebagai tabel berikut :

 

 

 

Tabel Skor Penilaian

 

Skor

Huruf

Angka

86 - 100

A

4

81 - 85

A-

3,6

76 - 80

B+

3,3

71 - 75

B

3

66 - 70

B-

2,6

61 – 65

C+

2,3

56 - 60

C

2

51 – 55

C-

1,6

46 - 50

D+

1,3

41 - 45

D

1

0 - 40

E

0

 

b.      Nilai matakuliah dinyatakan lulus jika minimal mendapat nilai C. Nilai mata kuliah yang kurang dari nilai C dinyatakan tidak lulus dan harus mengulang.

 

c.       Mahasiswa yang telah mem­peroleh nilai cukup (C) apabila berminat da­pat melakukan perbaik­an nilainya pada se­mes­ter berikutnya.

 

 

 

3.      Nilai Akhir KKN

 

Setiap mahasiswa program S-1 yang telah memenuhi persyaratan aka­demik dapat mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan bobot 3 sks. Pelaksanaan dan penilaian KKN dilaksanakan oleh P3M.

 

 

 

4.      Nilai Akhir Skripsi

 

Nilai kredit skripsi berbobot 6 sks. Ujian skripsi diselenggarakan oleh suatu Tim Penguji Skripsi yang dibentuk oleh Rektor IAIN Purwokerto. Tim Penguji Skripsi terdiri atas lima orang, meliputi: Ketua dan Sekre­taris Sidang, Penguji I dan II serta Penguji III (pembimbing). Penilaian skripsi meliputi tiga hal, yaitu: penguasaan me­todologi pene­litian, penguasaan isi, dan keterampilan mempertahankan isi skripsi

 

Mahasiswa dinyatakan lulus skripsi apabila mereka mendapatkan nilai akhir skripsi serendah-rendahnya 2.0 (cukup). Adapun cara menghitung Nilai Akhir Skripsi (NAS) adalah sebagai berikut :

 

 

5.      Prosedur Perbaikan Nilai Matakuliah

 

Perbaikan nilai matakuliah dapat dilakukan oleh mahasiswa dengan keten­tuan dan prosedur sebagai berikut :

 

a.      Ketentuan

 

1)      Perbaikan nilai matakuliah ha­nya dapat dilakukan dengan cara mengambil kredit pada semester berikutnya.

 

2)      Perbaikan nilai matakuliah da­pat dilakukan pada jurusan/prodi lain dalam satu fakultas bagi ma­takuliah dengan kode INS dan kode fakultas masing-masing (TAR, SYA, DAK, EBI, UAH).

 

3)      Perbaikan nilai matakuliah harus didaftarkan pada Staf Fakultas.

 

4)      Nilai matakuliah yang wajib di­lakukan perbaikan adalah nilai yang tidak lulus yaitu C-, D dan E.

 

5)      Matakuliah yang akan dilaku­kan perbaikan harus dicantum­kan pada KRS (Kartu Rencana Studi).

 

b.      Prosedur

 

1)      Mahasiswa mengisi daftar mata­kuliah yang akan diambil (di­kredit), kode matakuliah, nama dosen pengampu mata­kuliah, serta kelas yang dituju pada blangko KRS (Kartu Rencana Studi).

 

2)      Mahasiswa melaporkan kepada Staf fakultas tentang matakuliah yang dikredit, kode matakuliah, nama dosen pengampu dan kelas yang dipilih.

 

3)      Mahasiswa mengikuti perkuli­ahan pada kelas yang dipilih seba­gaimana ketentuan yang berlaku.

 

 

Log in